herman mamank: tentag q: dalam kesendirian, malam ini aku merasa . hidup ini tak tentu, segala tindakan atau kegiatan yg ingin aku lakukan selalu tak ada semang...
foto herman saat mendak nepo. ulthq
20.48 |
puncak nepo terlihat berbentuk kerucut , terlihat dari puncak di seblahnya,
tebing tontonan kemiingan 90 derajat, di aliri sungai di bawahnya.
perjalanan menuju puncak nepo 815 mdpl. sangat keren karna banyak puncak-puncak terlihat selama perjalanan . selain melihat pemandangan puncak nepo , kelihatan juga pamandangan , yang melihat kota parepare , kabupaten pindrang, kabupaten barru , bahkan kabupaten sidrap , kita bisa melihat danu tempe dari puncak nepo dan gunung-gunung yg indah.
rantemario dengan ketinggian 3478 mdpl. salah satu puncak dari penggunungan latimojong dan puncak tertinggi di sulawesi.
mantap perjalanan menuju puncak nepo di tunjang dengan kuku bima , energi rosso heheheheh. sebagai penambah energi untuk melanjutkan perjalanan ke puncak.hahahhah
berftoto di dekat curam yang terjal nepo terlihat seperti kerucut. dan hutan yang akan di lalui di samping menuju puncak nepo.
pemandangan sangat bagus jadi rugilah klu tidak mengambil gambar di sini . hahhahahhha
sebenarnya pendakian ke puncak nepo punya tujuan tersendiri yaitu rekreasi anak fikes. untuk megisi ke kosongan waktu dgn menaiki puncak untuk melihat pemandangan yang indah dan cantik. ical sekebo. masri, pencari tambatan hati , herman pencinta evrest dan adit , berfoto bersama yang mengambil gambar inno salawat.
berfoto untuk mengambil gambar serta pemandangan yang cantik di jadikan sebagai dukmenter.
berfoto bersama inno,ical, masri, herman, dan aditia, pendakian fakultas lmu kesehatan(fikes)( pertama kalinya di puncak nepo, sebenarnya selain pendakian fikes ini , , slah satu tujuan saya adalah mendaki saat berulang tahun dan alhamduklilah umur ke-21 ini berhasil pertama kalinya berulang tahun di sebuah puncak tertinggi di parepare. rasa lelah hilang, serta kebahgiaan di usia ke 21 ini muncul . pendakian tanggal 19 maret 2012. bertepatan saat ultahunq. aq ucapkan banyak terima kasi ke pada tman-teman fikes telah mendaki pertama kalinya di puncak nepo di hari ulang tahunq. , di hari ulang tahunku ini aq berharap agar di usia yang lebih dewasa ini segala usaha baik yang berat serta setinggi apapun bisa say lakukan serta saya atasi seperi mendaki puncak tertinggi , dengan bersusah pahaya dulu dan jika berhasil mendapat kan kebahagiaan kelAK, keberhasilan mendaki puncak tertinggi aq harap aq jg bisa berhasil dalam segala upaya yang saya lakukan di dunia ini sesulit dan serumit apapun itu , mudah-mudahan bisa berhasil.amin.
met ulang tahun di atas puncak herman



ulang tahunku.
herman pencinta evrest
tentag q
19.53 |
dalam kesendirian, malam ini aku merasa . hidup ini tak tentu, segala tindakan atau kegiatan yg ingin aku lakukan selalu tak ada semangat yang menopangnya padahal kemauan untuk berbuat ada serta keingin untuk menggerak tidak ada daya padahal ini semua untuk ke baikan diri ku . kemalasan tumbuh tetapi kemalasan itu aku nga harapkan untuk ada di diriku , dari manah ka datangnya itu ,
komunikasi
09.36 |
Pengertian dan Unsur Komunikasi

![]() |
Add caption |
Pengertian dari komunikasi ada banyak sekali, Tetapi memiliki arahan yang sama. Dibawah ini ada beberapa pengertian komunikasi menurut beberapa sumber :
1. Pengertian Komunikasi Menurut "Bahasa Latin"
Komunikasi adalah Proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan melalui suatu media agar mendapatkan respon/tanggapan.
2. Pengertian Komunikasi Menurut "KBBI"
Komunikasi adalah 1) Pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara 2 (dua) orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami 2) Perhubungan.
3. Pengertian Komunikasi menurut "Prof. Drs Onong Ochjana"
Komunikasi adalah Proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu atau untuk mengubah sikap, pendapat, perilaku. Baik langsung secara lesan maupun tidak langsung melalui media.
4. Pengertian Komunikasi menurut "C. Himstreet dan Wayne M. Batty"
Komunikasi adalah Suatu proses pertukaran informasi antara individu, melalui suatu sistem biasa, baik dengan simbol, sinyal, maupun perilaku ataupun tindakan.
Komunikasi berasal dari bahasa Latin, “comunis” yang
berarti membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau
lebih. Akar asal katanya “communis” yaitu “communico” yang
artinya berbagi (Stuart,1983, dalam Vardiansyah, 2004 : 3). Dalam literatur
lain disebutkan komunikasi juga berasal dari kata “communication” atau “communicare”
yang berarti ” membuat sama” (to make common). Istilah “communis” adalah
istilah yang paling sering di sebut sebagai asal usul kata komunikasi, yang
merupakan akar dari kata kata Latin yang mirip Komuniksi menyarankan
bahwa suatu pikiran, suatu makna, atau suatu pesan di anut secara sama.
Pengertian komunikasi itu sangat bermacam-macam
bergantung pendapat setiap orang. Dari banyak pengertian tersebut jika
dianalisa pada prinsipnya dapat disimpulkan bahwa komunikasi mengacu pada
tindakan, oleh satu orang atau lebih, yang mengirim dan menerima pesan yang
terdistorsi oleh gangguan (noise), terjadi dalam suatu konteks tertentu,
mempunyai pengaruh tertentu, dan ada kesempatan untuk melakukan umpan balik.
Unsur Komunikasi
a.
Lingkungan komunikasi
Lingkungan
(konteks) komunikasi memiliki 3 (tiga) komponen penting yaitu :
- Fisik, adalah ruang dimana komunikasi berlangsung yang nyata atau berwujud. Maksudnya adalah komunikasi bersifat nyata dan real sehingga dikatakan mempunyai tampilan fisik, baik berupa suara maupun gerakan-gerakan sebagai tanda.
- Sosial-psikoilogis, meliputi, misalnya tata hubungan status di antara mereka yang terlibat, peran yang dijalankan orang, serta aturan budaya masyarakat di mana mereka berkomunikasi. Lingkungan atau konteks ini juga mencakup rasa persahabatan atau permusuhan, formalitas atau informalitas, serius atau senda gurau,
- Temporal (waktu), mencakup waktu dalam hitungan jam, hari, atau sejarah dimana komunikasi berlangsung.
Ketiga
komponen komuniasi tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lainnya,
masing-masing mempengaruhi dan dipengaruhi.
b.
Enkoding-Dekoding
Dalam ilmu komunikasi kita menamai tindakan menghasilkan
pesan (misalnya, berbicara atau menulis) sebagai enkoding (encoding).
Dengan menuangkan gagasan-gagasan kita ke dalam gelombang suara atau ke atas
selembar kertas, kita menjelmakan gagasan-gagasan tadi ke dalam kode tertentu.
Jadi, kita melakukan enkoding.
Kita
menamai tindakan menerima pesan (misalnya, mendengarkan atau membaca) sebagai
dekoding (decoding). Dengan menerjemahkan gelombang suara atau kata-kata
di atas kertas menjadi gagasan, anda menguraikan kode tadi. Jadi, anda
melakukan dekoding.
Oleh
karenanya kita menamai pembicara atau penulis sebagai enkoder (encoder),
dan pendengar atau pembaca sebagai dekoder (decoder). Seperti halnya
sumber-penerima, kita menuliskan enkoding-dekoding sebagai satu kesatuan yang
tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa anda menjalankan fungsi-fungsi ini
secara simultan. Ketika anda berbicara (enkoding), anda juga menyerap tanggapan
dari pendengar (dekoding).

Sumber
penerima sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa
setiap orang yang terlibat dalam komunikasi adalah sumber (komunikator) kaligus
penerima (komunikan). Anda mengirimkan pesan ketika anda berbicara, menulis,
atau memberikan isyarat tubuh. Anda menerima pesan dengan mendengarkan,
membaca, membaui, dan sebagainya.
Tetapi,
ketika anda mengirimkan pesan, anda juga menerima pesan. Anda menerima pesan
anda sendiri (anda mendengar diri sendiri, merasakan gerakan anda sendiri, dan
melihat banyak isyarat tubuh anda sendiri) dan anda menerima pesan dari orang
lain (secara visual, melalui pendengaran, atau bahkan melalui rabaan dan
penciuman). Ketika anda berbicara dengan orang lain, anda memandangnya untuk
mendapatkan tanggapan (untuk mendapatkan dukungan, pengertian, simpati,
persetujuan, dan sebagainya). Ketika anda menyerap isyarat-isyarat non-verbal
ini, anda menjalankan fungsi penerima.
d.
Kompetensi Komunikasi
Kompetensi komunikasi mengacu pada kemampuan anda untuk
berkomunikasi secara efektif (Spitzberg dan Cupach, 1989). Kompetensi ini
mencakup hal-hal seperti pengetahuan tentang peran lingkungan (konteks)
dalam mempengaruhi kandungan (content) dan bentuk pesan komunikasi
(misalnya, pengetahuan bahwa suatu topik mungkin layak dikomunikasikan kepada
pendengar tertentu di lingkungan tertentu, tetapi mungkin tidak layak bagi
pendengar dan lingkungan yang lain). Pengetabuan tentang tatacara perilaku
nonverbal (misalnya kepatutan sentuhan, suara yang keras, serta kedekatan
fisik) juga merupakan bagian dari kompetensi komunikasi.
Dengan
meningkatkan kompetensi anda, anda akan mempunyai banyak pilihan berperilaku.
Makin banyak anda tahu tentang komunikasi (artinya, makin tinggi kompetensi
anda), makin banyak pilihan, yang anda punyai untuk melakukan komunikasi
sehari-hari. Proses ini serupa dengan proses mempelajari perbendaharaan kata:
Makin banyak kata anda ketahui (artinya, makin tinggi kompetensi perbendaharaan
kata anda), makin banyak cara yang anda miliki untuk mengungkapkan diri.
e.
Umpan Balik/ Feed Back
Umpan balik adalah informasi yang dikirimkan balik ke
sumbernya. Umpan balik dapat berasal dari anda sendiri atau dari orang lain.
Dalam diagram universal komunikasi tanda panah dari satu sumber-penerima ke
sumber-penerima yang lain dalam kedua arah adalah umpan balik. Bila anda
menyampaikan pesan misalnya, dengan cara berbicara kepada orang lain anda juga
mendengar diri anda sendiri. Artinya, anda menerima umpan balik dari pesan anda
sendiri. Anda mendengar apa yang anda katakan, anda merasakan gerakan anda,
anda melihat apa yang anda tulis.
Selain
umpan balik sendiri ini, anda menerima umpan balik dari orang lain. Umpan balik
ini dapat datang dalam berbagai bentuk: Kerutan dahi atau senyuman, anggukan
atau gelengan kepala, tepukan di bahu atau tamparan di pipi, semuanya adalah
bentuk umpan balik.

Gangguan (noise) adalah gangguan dalam komunikasi
yang mendistorsi pesan. Gangguan menghalangi penerima dalam menerima pesan dan
sumber dalam mengirimkan pesan. Gangguan dikatakan ada dalam suatu sistem
komunikasi bila ini membuat pesan yang disampaikan berbeda dengan pesan yang
diterima.
Gangguan
ini dapat berupa gangguan fisik (ada orang lain berbicara), psikologis
(pemikiran yang sudah ada di kepala kita), atau semantik (salah mengartikan
makna). Tabel dibawah menyajikan ketiga macam gangguan ini secara lebih rinci.
Macam
|
Definsi
|
Contoh
|
Fisik
|
Interferensi dengan transmisi
fisik isyarat atau pesan lain
|
Desingan mobil yang lewat,
dengungan komputer, kacamata
|
Psikollogis
|
Interferensi kognitif atau mental
|
Prasangka dan bias pada
sumber-penerima, pikiran yang sempit
|
Semantik
|
Pembicaraan dan pendengar memberi
arti yang berlainan
|
Orang berbicara dengan bahasa yang
berbeda, menggunakan jargon atau istilah yang terlalu rumit yang tidak
dipahami pendengar
|
Langganan:
Postingan (Atom)