herman mamank: KEGIATAN: KEGIATAN FIKES kampus umpar fakultas ilmu kesehatan mayarakat (fike...
herman mamank: IMAGE
03.49 |
herman mamank: IMAGE: fhoto latihan fisik bersama teman-teman mapala salawat angkatan 12 latihan fisik persiapan pengambiln nomor registeras ( NRS) sutr...
herman mamank: IMAGE
03.31 |
herman mamank: IMAGE: fhoto latihan fisik bersama teman-teman mapala salawat angkatan 12 latihan fisik persiapan pengambiln nomor registeras ( NRS) sutr...
kegiatan mahasiswa fakultas ilmu kesehatan universitas muhammadiyah parepare UMPAR
23.08 |
fakultas ilmu kesehatan mayarakat (fikes)salah satu fakultas atau jurusan yang ada di universitas muhammadiyah parepare (umpar), yang sudah terakreditasi,.
fakultas ilmu kesehatan masyarakat terbagi atas 5 konsentrasi yaitu Administrasi kebijakan kesehatan (AKK) ,Epidemologi kesehata, Gisi kesehatan masyarakat , kesehatan lingkungann ( KESLING), dan yang masi dalam tekah teki peromosi kesehatan (PEROMKES) .
saya akan memaparkan berbagai macam kegiatan yang di lakukan mahasiswa fakultas ilmu kesehatan sesuai tujuan judul di atas, seperti yang aku mau paparkan di sini adalah apa saja kegiatan yang fikes umpar pernah lakukan, yang pertama seperti gambar di atas bahwa fikes umpar peduli terhadap masyarakat , contoh , penggalangan dana yang di lakukan baru-baru ini yaitu penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana angin puting beliung di kabupaten sidrap , desa wette'e , yang memakan korban 4 orang yang meninggal , dan banyak luka-luka, rumah kebanyakan ratah dengan tana sekitar bebrapa saja yang berdiri, di porak-porandakan oleh angin .
kegiatan penggalana dana yang di lakuakan mahasiswa fikes Umpar tak lain karena rasa solidaritas tinggi,
jangan ada kemunafikan.
04.18 |
Banyak orang berfikir bahwa penampilan itu mencermikan ke peribadiaan seseorag, rabut gondrong, penampilan berantakan ,
dan sebagainya, tetapi , menurut ku itu hanya sebahagian besar, tapi ada juga memang keperibadian untuk kehidupanya ,berbeda dengan yang nampak , kita tidak bisa hanya dengan penampilan luar saja sudah menarik kesimpulan , bisa jadi seperti durian , bisa jadi seperti kedondong, durian luar nya jelek , tapi isinya mantap, kedondong luar yang enak di makan tapi dalam nya jelek , pilih mana durian atu kedondong,.
hidup apa adanya tidak dibuat-buat itu lebih bagus dari pada ingin bagus tetapi hati yang sudah seperti itu hehheh
mending orang mengatakan kita pereman tetapi sebenarnya itu tidak benar dari pada kita di anggap atau di katakan orang baik orang saleh karna , cara berpakaianya tetapi hanya kemunafikan hehehhe
penampilan yang asal-asalan , jadi pembicaraan bisa saja akan jadi motivasi bagi orang itu,
dan orang yang baik bangga karna pujian maka iya lupa diri hahahah
jangan seperti itu yah.
dan tidak semua apa yang bisa kita lihat di jadikan referensi kebenaran,
belajar merubah diri itu baik tetapi ingin di katakan baik tetapi hanya ingin di puja itu nga baik,
ke kecuali besar keinginan untuk berubah,
pos VII RANTE MARIO
22.05 |
awan menyelimut gunung-gunung tinggi. hati terasa senang serta puas bila berada di atas sebuah puncak tinggi, melihat penggunungan bersilanagan, awan bagaikan lautan , yang ada hanya pepohonan kerdil, dan suara hewan belantara, suara burung yang merdu dan ketenangan sanagat lah indah
indahnya ciptaan Allah SWT . jika kita pandangi dari ke tinggian, kenali Alam dan diri sendiri agar kamu bisa mengenal Allah, bukan kah di katakan bahwa jika kamu ingin mengenal Allah maka lihat lah ciptaanya.
indahnya ciptaan Allah SWT . jika kita pandangi dari ke tinggian, kenali Alam dan diri sendiri agar kamu bisa mengenal Allah, bukan kah di katakan bahwa jika kamu ingin mengenal Allah maka lihat lah ciptaanya.
DEMAM TIFOID
05.41 |
Demam tifoid adalah infeksi akut pada saluran pencernaan
yang disebabkan oleh salmonella typhi. Demam paratifoid adalah penyakit sejenis
yang disebabkan oleh salmonella paratyphi A,B dan C. gejala dan tanda kedua
penyakit tersebut hampir sama, tetapi manifestasi klinis paratifoid lebih
ringan. Kedua penyakit di atas disebut tifoid. Terminologi lain yang sering
digunakan adalah Typhoid fever, Paratyphoid fever, Typhus, dan
Paratyphusabdominalis atau Demam enteric.
Sejarah tifoid dimulai saat ilmuan Prancis bernama
Pierre Louis memperkenalkan istilah typhoid pada tahun 1829. Typhoid atau
typhus berasal dari bahasa Yunani typhos yang berarti penderita demam dengan
ganguan kesadaran. Kemudian Gaffky menyatakan bahwa penularan penyakit ini
melalui air dan bukan udara. Gaffky juga berhasil membiakkan Salmonella typhi
dalam media kultur pada tahun 1884. Pada tahun 1896 Widal ahirnya menemukan
pemeriksaan typhoid yang masih digunakan sampai saat ini. Selanjutnya, pada
tahun 1948 Woodward dkk. Melaporkan untuk pertama kalinya bahwa obat yang
efektif untuk damam tifoid adalah kloramfenicol.
EPIDEMIOLOGI
Demam tifoid menyerang penduduk di semua Negara. Seperti
penyakit menular lainnya, tifoid banyak ditemukan di negara berkembang yang
hygiene pribadi dan sanitasi lingkungannya kurang baik. Prevalensi kasus
berpariasi tergantung dari lokasi, kondisi lingkungan setempat, dan perilaku
masyarakat. Angka insidensi di Amerika Serikat tahun 1990 adalah 300-500 kasus
pertahun dan terus menurun. Prevalensi di Amerika Latin sekitar 150/100.000
penduduk setiap tahunnya, sedangkan prevalensi di Asia jauh lebih banyak yaitu
sekitar 900/10.000 penduduk pertahun. Meskipun demam tifoid menyerang semua
umur, namun golongan terbesar tetap pada usia kurang dari 20 tahun.
ETIMOLOGI
Penyebab demam tifoid adalah Salmonella typhi.
Salmonella adalah bakteri Gram-negatif, tidak berkapsul mempunyai flagella dan
tidak membentuk spora. Kuman ini mempunyai tiga anti gen yang penting untuk
pemeriksaan laboratorium, yaitu :
·
Antigen O (somatic),
·
Antigen H (flagella),
·
Antigen K (selaput).
Bakteri ini akan mati pada pemanasan 57˚C selama beberapa menit.
Manifestasi klinis demam tifoid
tergantung dari virulensi dan daya tahan tubuh. Suatu percobaan pada manusia
dewasa menunjukkan bahwa 107 mikroba dapat menyebabkan 50%
sukarelawan menderita sakit, meskipun 1000 mikroba juga
dapat menyebabkan penyakit. Masa inkubasinya adalah 10-20 hari.
PENULARAN
Penularan penyakit adalah melalui
air dan makanan. Kuman salmonella dapat bertahan lama dalam makanan. Penggunaan
air minum secara massal yang tercemar bakteri sering menybabkan KLB. Vektor
berupa serangga juga berperan dalam penularan penyakit.
GEJALA DAN TANDA-TANDA
Demam lebih dari tujuh hari adalah
gejala yang paling menonjol. Demam ini biasa diikuti oleh gejala tidak khas
lainnya seperti diare, anoreksia, atau batuk. Pada keadaan yang parah bias
disertai ganguan kesadaran. Komplikasi yang biasa terjadi adalah perforasi
usus, pendarahan usus, dan koma. Diagnosisi ditegakkan berdasarkan adanya
salmonella dalam darah melalui kultur. Karena isolasi salmonella relative sulit
dan lama, maka pemeriksaan serologi Widal untuk mendeteksi antigen O dan H
sering digunakan sebagai alternative. Titer ≥1/40 dianggap positif demam
tifoid.
PENGOBATAN
1.
Pemberian klorampenicol 100
mg/kg/hari, dibagi 4 dosis selama 14 hari
2.
Pemberian amoksilin 100
mg/kg/hari, dibagi 4 dosis
3.
Pemberian kotrimoksasol.
PENCEGAHAN
Kebersihan makanan dan minuman
sangat penting untuk mencegah demam tifoid. Merebus air sampai mendidih dan
memasak makanan sampai matang juga sangat membantu. Selain itu juga perlu
dilakuakan sanitasi lingkungan termasuk membuang sampah di tempatnya dengan
baik dan pelaksanaan program imunisasi.
EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF PENYAKIT DEMAM TIFOID
Dimana hasil penelitian ini dapat menjawab pertanyaan
mengenai factor :
Demam tifoid dapat terjadi pada semua
golongan umur namun yang terbesar tetap pada golongan usia kurang dari 20 tahun
Penularan penyakit tifoid data melalui
air dan makanan, yang tercemar oleh kuman salmonella serta serangga sebagai
vector dalam penularan penyakit
Penularan penyakit demam tifoid banyak
ditemukan di Negara berkembang, dimana masyarakat yg kurang memperhatikan
hygiene pribadi dan sanitasi lingkungan.
Langganan:
Postingan (Atom)







